Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris Dengan Ngeblog


Advertisement

Tentunya semua blogger sudah tahu bahwa ngeblog bisa meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. Apalagi yang punya blog English sendiri dan menulisnya sendiri pasti sudah merasakan manjurnya cara ini. Buat yang belum mencoba, rugi deh, karena kemampuan ini bisa anda gunakan juga di dunia offline, bukan seperti cari backlink yang cuma bisa dilakukan online.

Pertama, tentunya anda harus punya “blog latihan”. Latihan sambil serius juga boleh. Intinya English deh. Boleh 1, boleh 2, bisa juga 3. Yang penting anda menulis setiap hari. Tulis artikelnya di Microsoft Word saja, jangan langsung di dashboard WordPress anda. Mengapa? Karena software ini mempunyai kemampuan mendeteksi kesalahan grammar, yang bakal membuat pengunjung anda langsung menutup tabnya. Bounce rate jadi besar deh.

Tips kedua, jangan tuangkan yang ada di pikiran anda mentah-mentah. Cari referensi atau sumber. Carilah referensi yang menggunakan bahasa Inggris. Baca artikel sumber tersebut baik-baik, pahami, lalu buka Microsoft Word anda, tulis yang sudah anda tahu, dengan menggunakan gaya bahasa anda. Berlatihlah juga mengetik cepat, untuk membiasakan jari-jari anda mengetik bahasa Ingrris, yang tentunya berbeda dengan Indonesia.  Selanjutnya, jangan malu-malu mempostkannya ke blog anda. Gak usah peduli dulu dengan reaksi pembaca yang mungkin bilang gini “First, this post is junk. Then, you are spreading hoax here.”. Gak deng, itu sih komen di salah satu blogku karena artikelnya kurewrite pake translator. Udah gitu masuk halaman 1 pula. Heh, kok jadi curhat ya? Lanjut…

Kemudian, cobalah untuk meningkatkan kemampuan grammar anda. Cek kesalahan gramamar menggunakan software yang sudah saya sebutkan tadi. Aplikasi apa coba? Yang pasti bukan aplikasi untuk download. Cermati baik-baik kesalahan anda tersebut, lalu di tulisan beirkutnya jangan masuk ke lobang yang sama dua kali! Kemudian, tingkatkan style bahasa anda. Coba lihat artikel yang ditulis native speaker, pasti gaya bahasanya beda banget dengan orang Indonesia. Kalau untuk konten sih memang harus dibuat sepanjang mungkin. Misalnya example dibuat jadi for instance, lumayan kan buat nambah jumlah kata?


Advertisement
UA:D [1.9.15_1155]
Rating: 10.0/10 (12198 vote cast)
, 10.0 out of 10 based on 99999999 rating
Google

Comments

  1. wah keren mas sekalin belajar, hehehehe :D
    salam kenal dari ane :D

    [Reply]

    VA:F [1.9.17_1161]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.17_1161]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Speak Your Mind

*