rss
twitter
  •  

Buat Apa Numpuk Uang Selagi Bisa Investasi?

| Posted in Tips Ngeblog |

1

Pengen kaya? Apakah dengan menumpuk uang di rekening kita bisa menjadi kaya? Memang sih, kalo didepositokan anda mungkin akan mendapat tambahan uang. Tabungan sering menjadi alasan bagi kita untuk membiarkan semua uang kita tak digunakan dan bahkan bertahun tak sepeserpun diambil. Tabungan sih memang berguna, karena bisa digunakan untuk persiapan di masa mendatang bila ada yang terjadi tiba-tiba. Tetapi, tentukan berapa limit savings anda, dan lewat dari situ, investasi!

Misalkan saja anda baru saja dapat rejeki dari flippa, dan sejumlah uang masuk ke rekening PayPal anda. Selanjutnya untuk apa digunakan? Andaikan saja uang tersebut senilai $300, Geraeldo.com sarankan $100 ditabung alias tidak digunakan, dan sisanya diinvestasikan secara bertahap. Minggu ini beli template berbayar, minggu depan beli buku marketing, minggu depannya bikin blog baru dengan hosting yang reliable dan seterusnya. Nah, setelah angka mendekati $100, berhentilah berinvestasi, dan bersiap-siaplah menikmati ROI anda!

Ini juga berlaku untuk semua bisnis. Ingatlah kata bijak: berakit-rakit ke hulu, berenang-renang kemudian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Ketika mendapatkan uang yang lumayan, yang harus dipikirkan adalah: kemanakah uang ini mau saya investasikan? Berhenti berpikir tentang menabung keseluruhan uang, karena tanpa mengalirkan yang itu kembali, bisnis anda akan menjadi hancur. Gunakan seperlunya, tabung seperlunya. Yang penting pintar-pintarlah mengatur keuangan anda.

Untuk membantu yang masih bingung mau dikemanakan duitnya, saya hanya bisa sedikit memberi saran. Seperti yang sudah sering ktia dengar, do not put all your eggs in one basket. Yah, memang perlu meningkatkan yang sudah ada, tetapi persiapan juga tidak kalah pentingnya. Misalkan anda sekarang berbisnis jualan link dan cuma 1 blog, beli blog baru. Setelah punya jumlah blog,  berhenti beli blog untuk jualan link lagi dan beralih ke bisnis lain. Bukan berganti dan fokus ke lainnya, tetapi mencoba bisnis lain. Misalnya affiliate, jualan eBook, dan lainnya. Jadi, saat satu bisnis gagal atau bangkrut, yang lain bisa menutupi. Telur-telur anda pun sekarang sudah tidak di dalam satu keranjang lagi.

Yang Datang Dengan Kata Kunci:

Comments (1)

Investasi saya belum pada kembali nih… Hahaha… Maklum waktu investasi dulu gak dipikir kembalinya kapan.

[Reply]

Post a comment