Self-hosting Image VS Image Hosting
| Posted in Tips Ngeblog | Posted on 26-11-2009
6

Sebenarnya menulis artikel Self-hosting Image VS Image Hosting ini saya tulis dari atas tempat tidur rumah sakit karena terserang gelaja tipus. Laptop ditaruh diatas meja makan, dan mulai mengetik. Mudah-mudahan darahnya gak naik ke saluran infus karena posisi ngetik ini. Yah, tapi namanya juga sudah keranjingan ngeblog, saya persembahkan artikel ini untuk anda-anda yang mendoakan saya agar cepat sembuh
.
Pembahasan kali ini ringan saja, apakah kita meng-upload gambar-gambar di hosting sendiri atau menggunakan jasa penyimpanan gambar. Saya sendiri kurang terbiasa memasukkan image kedalam content, tetapi setelah melihat efek SEOnya, ya terpaksa juga deh
. Baiklah, mari kita bahas keuntungan dan kelebihan dari masing-masing kubu.
Self-hosting Image
Keuntungan
- Cepat di-load. Sebenarnya hal ini relatif, karena tergantung bagus-tidaknya hosting yang anda pakai. Tetapi pasti kecepatannya sama dengan blog anda, karena disimpan di server yang sama. Selain itu, browser yang anda pakai tidak lagi susah-susah mencari name-servernya.
- Mudah dipakai. Cuma mengklik tombol untuk memasukkan image di editor CMS anda, lalu mengupload gambar, masukkan title dan alt, lalu sudah masuk kedalam content
- Mudah backup. Sekalian backup file dan database blog, gambar pun sudah ikut di-backup. Jadi kalau tiba-tiba gambarnya hilang, mudah untuk di-restore.
Kerugian
- Boros bandwith. Apalagi jika gambar berukuran besar disimpan di hosting yang kapasitas bandwithnya rendah. Ditambah pengunjung yang banyak, pasti bandwith akan tergerus habis.
Image Hosting
Keuntungan
- Gak boros bandwith, karena bukan di-host di server sendiri. Jadi, blog tidak akan melambat hanya karena BW yang sudah mau habis.
- Tinggal copas code. Biasanya layanan penyimpan gambar sudah menyediakan code untuk anda copas ke dalam editor agar gambarnya nampang. Ctrl+A, Ctrl+C, Ctrl+V, selesai.
- Converted ke berbagai tipe. Kalau anda cuma butuh thumbnail, tidak perlu membuka Photoshop atau Irfanview hanya untuk me-resizenya. Otomatis dan tinggal copas code.
Kerugian
- Susah backup. Belum saya temukan fitur backup di berbagai image hosting. Mungkin kalau yang berbayar ada.
- Gak aman. Bila traffic blog anda tiba-tiba melonjak, tentunya image anda akan semakin banyak di-load. Mungkin saja account anda kena suspend karena terlalu banyak make. Susah kan?
- Kadang bermasalah. Saya sudah pernah mencoba Imagefra.me atau Tinypic.com dan kadang-kadang gambar gak bisa di load. Macet gitu deh.
- Sedikit lama. Karena browser harus mencari nameservernya lagi.
- Boros tab. Hanya untuk menulis content anda harus membuka 2 tab di browser anda. Mungkin poin ini ya yang paling ngaco
Jadi harus pakai yang mana nih? Semuanya tergantung ke pribadi masing-masing. Tetapi perhatikan juga berbagai faktor. Jika hosting yang anda pakai kurang mendukung(space kecil dan BW kecil), lebih baik menggunakan jasa image hoster. Tetapi kalau semuanya mendukung, ngehost di server sendiri bukanlah ide buruk.



kalo masalah image aku pake image hosting. Pake aja photobucket.com, ku rasa mereka cukup profesional, atau flick dan picasa milik 2 raksasa search engine. Yahoo dan Google. Utk masalah SEO, bagus semua kan tinggal tambah tag alt aja
[Reply]
sepakat denga edo
[Reply]
@Eldo &Andi: Yang palin menjadi focus disini adalah, apakah dengan pakai imagehosting, account kita tidak akan dibanned jika traffic terlalu tingi.
Kalo belum dibackup kan repot harus bikin gambar2 lagi..
Apakah picasa photobucket dan flicker anti banned?
Salam bwt admin, katanya kelelahan jg bs jd pemicu tipus lho.. ;)
[Reply]
Geraeldo Reply:
April 20th, 2010 at 1:03 am
pengalamanku sih ngehost image di Friendster gak pernah kena ban hehehe
[Reply]
Artikel yang menarik…. emang pake self host udah terbukti lebih cepet loadingnya
kunjungan pertama di blog ini,jangan lupa kunjung balik yaa :D
[Reply]
Ini saya lagi coba photobucket, tapi katanya temen ane sih lebih baik pake FB. ktanya sih gk bakal dihapus
[Reply]